Mamon -kun: DEBIAN 9
Tampilkan postingan dengan label DEBIAN 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DEBIAN 9. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2020

Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Setting dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9
Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9 - SSH (Secure Shell) adalah sebuah protokol untuk melakukan koneksi/remote antar 2 komputer dengan tampilan terminal (Command Line Interface/CLI) dengan sistem keamanan yang diunggulkan.

Dalam sebuah server tentu terdapat sebuah protokol remote semacam SSH, seperti pada Debian 9 akan kita bahas bagaimana melakukan instalasi dan konfigurasi SSH server.

Instalasi 
Pastikan DVD-1 sudah ter-mount kedalam cdrom server.
Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Selanjutnya masukan perintah.
# apt-get update  
# apt-get install openssh-server

Tunggu proses instalasi.

Konfigurasi 
Masuk kedalam direktory file ssh dan edit file sshd_config  
# nano /etc/ssh/sshd_config

Nah pada bagian port 22 (default) bisa diganti untuk menghindari bruteforce login.
Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Jika ingin memberi akses login ke user root maka pada bagian, PermitRootLogin kita beri akses yes.
Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Save dengan tombol ctrl+x, pilih y, enter.
 
Restart SSH
Kita restart untuk menjalankan konfigurasi yang sudah dibuat tadi.
# /etc/init.d/ssh restart

Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Cek Status SSH
Jikalau perlu kita memngetahui service ssh sudah berjalan atau tidak bisa kita cek dengan perintah.  
# service ssh status

Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Jika running maka sudah berjalan.

Menguji Konektivitas
Menggunakan sofware putty, jika belum install bisa liat disini. dan juga sudah melakukan konfigurasi IP Address.

1. Buka putty dan masukan IP server dan port ke kolom yang disediakan.
2. Lalu klik "Open".
3. Masukan username (root), enter.
4. Masukan password, enter.

Install dan Konfigurasi SSH Server di Debian 9

Sekian semoga bermanfaat.

thumbnail: dribbble/Varun

Jumat, 20 Maret 2020

Setting Konfigurasi IP Address Statik di Server Debian 9

setting ip address static debian 9, img by fikry muhammad
Setting Konfigurasi IP Address Statik di Server Debian 9 - Konfigurasi IP Address adalah sebuah langkah awal yang harus dipahami oleh seorang admin server. Karena dengan IP Address berfungsi sebagai pengenal yang akan diakses oleh client-client.

Mudah kok memahami bagaimana cara kerjanya. Karena konfigurasinya hampir sama di semua server yang ada, yang membedakan hanya nama interface dan penulisanya saja.

Mengecek interface (port) apa saja yang tersedia, bisa gunakan perintah  
# ip link

Selanjutnya setelah mengetahui nama port, kita akan masuk kedalam sebuah file konfigurasi yang menyimpan data data mengenai IP Address. File tersebut bernama interfaces. Lanjut ke konfigurasi menggunakan Nano (salah satu teks editor yang ada di Linux, varian lain bisa vim,ee,dll).  
# nano /etc/network/interfaces

Akan muncul tampilan seperti berikut. Lalu kita masukan kode seperti ini
auto enp0s3 
iface enp0s3 inet static 
address 192.168.10.1/24 
gateway 192.168.10.100

setting ip address debian 9

Kita simpan dengan tombol ctrl+x, pilih y, enter.
Keterangan:
enp0s3 adalah nama port
iface : Port yang akan disetting IP Address nya (interface)
address : IP Address
gateway : IP Gateway (ip router)
/24 : Menandakan bahwa IP address tersebut berada pada netmask 255.255.255.0

Setelah itu, kita restart service networking nya dengan perintah.
# /etc/init.d/networking restart

setting ip address statik debian 9

Jika result [OK] maka berhasil, jika tidak [OK] akan ada pesan eror (biasanya gara-gara typo) silahkan dicari solusinya bisa komen dibawah!

Setting IP Address sudahkan selanjutnya kita cek, apakah sudah tertanam atau belum, dengan perintah.
# ip address

setting ip address debian 9
 
Sudah terlihat IP Address yang kita setting tadi. :D
Terimakasih, semoga bermanfaat.

thumbnail: dribbble/Fikry Muhammad